Overlord x Youjo Senki Indonesia (Ongoing)

Medan perang Rhine, Yang bahasa sehari-hari disebutRhine dimana Iblis tinggal’, Berada di perbatasan antara Empire dan Republic. Di suatu hari, serangan dari Artileri berubah menjadi ledakan, yang selanjutnya, pasukan tentara seperti tercincang menjadi daging. Ledakan ditembak ke langit dari putaran resapan mana penyihir. Meskipun menjadi kalah jumlah di peperangan dua front, Empire yang memerangi Republic terhenti.

Itu pasti, sampai, itu muncul.
Sebuah gempa bumi yang menulikan telinga mengguncang tanah diantara parit. Kedua sisi pejuang memutarkan kepala meraka kebelakang. Apakah dampaknya berhasil menggalli parit mereka? Tapi yang mengejutkan mereka, tidak ada kerusakan pada tanah. Sebagai gantinya, di jantung Rhine, sebuah makam besar muncul secara tiba-tiba. 
Mereka yang ada di medan perang tercengang dengan kejadian mendadak ini. Makam Agung akan terlihat jelas bagi mereka yang disana, seperti warisan kuno yang lama hilang muncul dalam semalam. Namun, itu hanya jika mereka melihat makam dari lantai pertama.
Itu adalah—The Great Tomb of Nazarick. level 80+ dungeon di DMMORPG [Yggdrasil], dan tempat bagi guild Ainz Ooal Gown. Meskipun Nazarick disebut sebagai makam, terlihat seperti tidak ada sedikitpun kerusakan yang biasanya disertai bau busuk kematian. Bangunan yang seperti telah ada sebelum masa sekarang, tetapi dinding batu itu seperti dipoles dan tanpa ada kerusakan. Di tengah kuburan itu terdapat sebuah mausoleum dengan proporsi yang megah, keindahan yang begitu tenang sehingga hampir menampakan firasat buruk. Di sekitar bangunan bawah tanah yang megah terdapat dua buah bangunan bawah tanah yang lebih kecil. Meskipun faktanya mereka terlihat kecil, bangunan bawah tanah tidak bisa disebut kecil juga. Jika ada, setiap bangunan bawah tanah yang kecil itu sangat mengagumkan dan penonton Rhine menanggap monumental itu sebagai tempat tinggal raja-raja di masa lalu.

Di lantai sepuluh Nazarick tepatnya ruang tahta, Guildmaster dari Ainz Ooal Gown yang telah menggunakan nama guild untuk dirinya telah mengobservasi Rhine menggunakan [Mirror of Remote Viewing]. Disamping kirinya ada Guardian Overseer, Albedo. Disamping kanannya yaitu salah satu dari dua pemikir yang dianggap rival Albedo dari segi kepintaran di Nazarick, Demiurge. Keduanya berdiri dengan tenang memperhatikan tuannya yang menatap cermin. Nazarick telah menggunakan pertahan tinggi, yang telah dipindahkan ke dunia lain lagi. Tapi seperti dulu, Albedo yakin salah satu dari yang mereka sembah sebagai Supreme Being telah siap memformasikan rencana untuk bertindak dalam waktu singkat sejak mereka dipindahkan.

Dalam lamunannya Supreme Being berpikir:
—Eh? Bukankah ini buruk?
Itu parit? Dan itu tentara dengan machine guns? Apakah itu meriam di belakang? Dilihat dari sini, itu bukan level dari meriam jaman pertengahan lagi, itu penuh dengan artileri!
Mereka berada ditengah perang era modern.

Ini sangat buruk!
Terburuk dari semuanya, setelah mengetahui tidak ada sisi yang terkena dampak gempa bumi, mereka melanjutkan peperangan. Tentu saja, itu berkat spell ilusi yang menyembunyikan Nazarick dari penglihatan tapi tetap saja, Ainz tidak bisa menunggu Sebas yang mengintai permukaan. Dia harus bertindak sekarang.

“Demiurge.” Ainz memanggil.
“Ya! Adakah yang anda inginkan, tuanku?”
“Kirim Mare untuk melindungi Nazarick segera. Jika satu dari Peluru Artileri itu mengenai Great Tomb of Nazarick, itu tidak akan selesai dengan seseorang berkata ‘maaf’!”
“[Peluru Artileri]? Tidak, permintaan maafku, Aku akan menghancurkan mereka!”
Dengan [Ring of Ainz Ooal Gown], Demiurge berteleportasi ke 6th Floor untuk mengabari Mare dan Aura. Jika itu Mare, dia harus bisa membentuk kembali medan dan menangani setiap serangan ke Nazarick. Diwaktu itu, Ainz memeras pikirannya.
Tepatnya perang mana ini? Jika ini adalah di masa sejarah gelapnya, dia seharusnya sudah bisa membayangkannya. Di kejadian lain, dia terobsesi dengan German Neo-Nazi’s dan mempelajari sejarah perang, Bahkan jika dia tidak terlalu mengerti nuansa halus dibalik cerita.

Tapi sekarang, dia tidak bisa menemukan satupun jawaban. Dia melihat peperangan dan baru menyimpulkan pasukan Jerman di timur, yang berarti pasukan yang berada di barat kemungkinan adalah Prancis. Itu hanyalah dari geografis, dia tidak ingat dengan pasti perang mana yang terjadi antara dua negara.

ini tidak membantu, Ainz mengeluarkan semua ingatan terdalam yang ada dalam pikirannya.
Tapi tunggu, diwaktu itu, apakah dia—
Sebuah cahaya muncul di kepalanya.
“Albedo.” Dia memanggil.
“Ya, Ainz-sama. Adakah yang bisa saya lakukan?”
“Pergi ke ruang harta dan panggil Pandora's Actor. Aku ingin berunding tentang dunia ini.”
 “Mohon maaf dengan ketidaktahuan saya, apakah ada alasan kenapa Pandora's Actor mengetahi sesuatu?”
“Umu. Kau lihat... Aku mungkin pernah mengunjungi dunia ini sekali di masa lalu.”
“A-Ainz-sama pernah mendatangi dimensi lain sendirian sebelumnya?” Albedo bertanya dengan rasa kaget dan kagum, “Seperti yang diharapkan dari Supreme Being, yang telah melampaui batasan ruang-waktu itu sendiri!”
“U-Unn… Sebenarnya, itu terjadi di masa lalu, dan mungkin ada masalah dalam ingatanku. Itulah kenapa aku menginginkan kau untuk bertanya pada Pandora's Actor, sejak aku, uh… memikirkan dia, semasa waktu itu…”
“Aku mengerti. Sesuai perintah tuanku, pakaian Pandora’s Actor’s memang memiliki kemiripan dengan makhluk rendahan yang ada di timur. Tentu saja, dia jauh lebih mewah daripada—”
“Batuk, Batuk! Batuk!

“A-apakah terjadi sesuatu, Ainz-sama!?”
“Ti-Tidak, tidak apa-apa! Seharusnya, kau harus cepat kesana dengan segera!”
“Sa-saya mengerti, saya akan pergi sekarang!”
Albedo menghilang, Berangkat ke ruang tahta. Beberapa menit kemudian, Dia berteleport kembali bersama dengan Pandora's Actor disampingnya.
“Ainz-sama, Saya telah membawa Pandora’s Actor, seperti yang anda harapkan.”
“Oooh! Yang dipanggil secara pribadi oleh Supreme Being yang menciptakanku, Aku sangat—”

“Cukup.” Ainz menghentikan hormat  Pandora’s Actor’s ditengah-tengah. “Kita lewatkan saja formalitas. Waktunya ke inti masalah. Alasan aku memanggilmu kesini—karena ini.”
Ainz memutarkan cermin kearah keduanya yaitu Albedo dan Pandora’s Actor agar bisa melihat .
“Oooh!” Pandora’s Actor berteriak. “Apakah ini!? Apakah benar ini!?”
“Apa yang sebenarnya terjadi, Pandora’s Actor?” Albedo bertanya.
“Ini tidak salah lagi, Ini adalah—[World War]!”
—Eh?
Apakah dia mendengar dengan benar? Apakah dia berbicara [World War]!? Telinganya tidak rusak, apakah mereka!?
“[World War]?” Albedo mengulang.
“Ya! Sebuah konflik global yang melibatkan setiap negara di Bumi pada Peperangan besar! Itu adalah, [World War]!”
“Tu-Tunggu!” Ainz menyela. “Kau berkata ini adalah [World War], tapi, jika ingatanku benar, ada tiga yang ada? World War 1, 2, atau 3—disalah satu mana kita berada?”
The Arcology War, Yang disebut juga World War 3. Pada 2118, perang ini meletus di Europe setelah kehancuran European Union dan kenaikan fasisme neo-Nazi. Yang akhirnya kekuatan besar dunia menyerang dengan kekuatan penuh dari teknologi persenjataan. Dari penglihatan dia yang jauh, Ainz tidak berpikir mereka ada di bagian dari peperangan, tapi itu sudah terlalu lama. Dia tidak yakin.
“Seperti yang terlihat, mein Führer—!”
“Cukup! Tidak ada lagi Jerman! Cepat dan langsung ke inti!”
“Y-Ya… Dari yang terlihat, kita berada di World War 1 or 2, Saya tidak terlalu yakin…”
“Bagus.” Ainz menghembuskan nafas lega. “Jika itu adalah World War 3, kita akan berurusan dengan hal seperti stealth bombing dan satellite surveillance…”
Nb : bisa cari di wiki/google tentang 2 hal tsb (karena saya gak ngerti cara kerjanya wkwk).
“[Stealth Bombing]…? [Satellite Surveillance]…?” Albedo bergumam ke diri sendiri.
“Itu mengingatkanku, ayah terhormat.”
“Oi, tidakkah aku menyuruhmu untuk tidak—tidak, tak apa, lanjutkan.”
“Yes, ayah terhormat! Karena kita tidak tahu apakah ini World War 1 atau World War 2, kita harus khawatir tentang senjata nuklir!”
“[Senjata Nuklir]?” Albedo menyela.
…Hmm? Senjata Nuklir?
“Ya, [Senjata Nuklir]! Mereka sangat besar, ledakannya bisa sampai melenyapkan seluruh kota!”
Eh? Huh? Apa?
“Itu terdengar seperti masalah. Ainz-sama, Aku mengajukan segera investigasi tentang [Nuclear Weapons] ini demi kepentingan keamanan Nazarick. Kita akan membasmi orang yang memilikinya dan mengambil senjata itu untuk diri sendiri.”
—Eh? Apakah ini… buruk?
“Ayah terhormat, Aku setuju dengan—”
“Itu—buruk!”
“E-Eh? Kenapa?”
“I-Ini masalah serius! Aku tidak bisa membahasnya dulu! Bicarakan saja dengan dirimu sendiri!”


Komentar

Postingan populer dari blog ini